Bicara soal orang red flag, orang seperti apakah yang Beauties anggap red flag? Banyak yang berpendapat bahwa salah satu ciri orang red flag adalah suka bohong.
Setiap orang bisa berbohong kapan pun dengan alasan apa pun. Parahnya, orang yang sedang dibohongi tidak sadar. Lantas, bagaimana cara mengetahui bahwa seseorang sedang berbohong?
Sejatinya, orang yang sedang berbohong tidak bisa diidentifikasi dengan pasti tanda-tandanya. Namun, ada isyarat khusus yang kerap digunakan oleh pendusta. Berikut 5 kebiasaan orang red flag ketika berbohong. Kebiasaan tersebut bisa dilihat dari perubahan bahasa tubuh hingga cara berkomunikasi!
1. Cenderung Menjawab Pertanyaan dengan Pertanyaan
Seorang pembohong cenderung tidak bisa to the point dalam menjawab pertanyaan/foto: pexels.com/jopwell
Ketika seseorang mengakhiri kalimatnya dengan nada tinggi seolah-olah dia sedang mengajukan pertanyaan, itu dapat menunjukkan bahwa dia tidak begitu yakin dengan apa yang dikatakan.
Jim Clemente, seorang mantan jaksa penuntut negara bagian New York dan pensiunan agen rahasia FBI membeberkan ciri orang yang suka bohong.
Menurutnya, orang yang bohong akan mengabaikan fakta penting dan berpura-pura tidak tahu. Dalam kasus ini mereka akan sering menjawab pertanyaan dengan pertanyaan. Mereka tidak bisa memberikan keterangan yang to the point seperti iya atau tidak, dilansir Time.
Contoh nyatanya, ketika Beauties menanyakan kepada pasangan ‘Apakah kamu selingkuh dengan Elena?’. Seorang pembohong cenderung akan menjawab ‘Kenapa kamu berpikir aku berselingkuh dengan Elena?’.
2. Menceritakan Hal yang Sama Berulang Kali

Pembohong cenderung menceritakan hal yang sama berulang kali/foto: freepik.com/jcomp
Seorang profesor psikologi di Southern Connecticut State University bernama Kevin Colwell mengungkapkan, pembohong sangat berhati-hati dalam bertindak. Selain itu, mereka cenderung banyak bicara tapi hanya mengulang setiap kalimat yang baru diucapkan, dilansir Time.
Orang yang jujur cenderung berbicara dengan cara natural dan mengalir tanpa mengkhawatirkan sesuatu. Mereka akan memberikan detail baru dan relevan di setiap ceritanya.
3. Perubahan Ekspresi Wajah: Mengatupkan Bibir hingga Mengerutkan Dahi

Biasanya orang yang sedang berbohong bisa dilihat dari ekspresi wajahnya/foto: freepik.com/azerbaijan_stockers
Tindakan mengatupkan bibir sering kali dikaitkan dengan ciri orang yang sedang berbohong. Mereka diklaim sedang mencoba menyembunyikan sesuatu.
Biasanya, ketika melihat orang mengatupkan bibirnya, secara refleks otak kita akan berpikir ‘Apakah semua baik-baik saja?, Apa ada yang disembunyikan dari dia?’.
Selain mengatupkan bibir, pembohong juga melakukan gerakan kecil seperti mengangkat alis dengan pergerakan bola mata yang tidak menentu serta mengerutkan dahi. Gerakan tersebut diisyaratkan sebagai bentuk rasa takut dan gelisah karena telah berbohong.
4. Seketika Menghilangkan Kata Ganti Orang saat Berbicara

Pembohong suka menghilangkan kata ganti orang saat berbincang/foto: pexels.com/polina zimmerman
Sadar atau tidak, orang yang sedang bohong kerap menghilangkan kata ganti orang ketika ditanya. Contohnya ketika kamu menanyakan keseharian pasangan, ‘Seharian ini kamu ke mana?’.
Orang yang melakukan hal ‘nakal’ tanpa sepengetahuan pasangan, akan cenderung menjawab dengan singkat dan ketus. Mereka kerap melontarkan kalimat seperti ‘Kerja, menurut kamu kemana!’ ketimbang mengatakan ‘Seharian ini aku kerja di proyek A’.
5. Cenderung Bercerita dengan Kronologis yang Super Runtun

Pembohong cenderung bercerita dengan kronologis yang super runtun/foto: pexels.com/fauxels
Kebisaan ini memang tidak bisa diklaim sepenuhnya sebagai tanda bahwa seseorang tengah berbohong. Ada orang yang memang tipikal suka bercerita runtun dan tidak. Namun, menurut Colwell, kebiasaan bercerita secara kronologis bisa menjadi indikasi orang berbohong.
Orang yang bohong, cenderung sudah menyusun skenario cerita dari awal hingga akhir. Mereka akan bercerita dari poin A sampai Z. Sementara orang yang jujur cenderung menceritakan sesuatu dari hal yang paling penting ke hal yang paling tidak penting.
Itulah tanda kebiasaan orang red flag ketika berbohong. Meski begitu, kita tidak bisa seratus persen mengklaim bahwa orang yang melakukan 5 kebiasaan itu sedang berbohong. Kita tetap perlu mendalami karakter orang tersebut agar tidak salah persepsi!
***
Ingin jadi salah satu pembaca yang bisa ikutan beragam event seru di Beautynesia? Yuk gabung ke komunitas pembaca Beautynesia, B-Nation. Caranya DAFTAR DI SINI!
(ria/ria)
Leave a Reply